Jakarta – Ternyata, Ketua KPK nonaktif Firli Bahuri memiliki aset tanah dan bangunan di Jakarta, Sukabumi, dan Yogyakarta. Aset tersebut rupanya tidak dilaporkan oleh Firli dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara atau LHKPN. Hal ini dketahui dari keterangan Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Syafri Simanjuntak. Namun begitu, Ade tidak merinci total aset tersebut. Namun beredar kabar, ada 7 aset Firli yang tak dilaporkan, namun menggunakan nama sang istri, yakni apartemen dan tanah di Sleman.
Sedikit mengingatkan, Firli pada Rabu (27/12/2023) diperiksa Direskrimsus Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan terkait aset yang tak tercatat di LHKPN. Dalam pemeriksaan ini, Firli diberondong 22 pertanyaan dengan durasi pemeriksaan sekitar 12 jam.
Selain menggali perihal aset yang tak dicatat, kepolisian juga mempertanyakan alasan Firli menghadirkan saksi meringankan di kasus yang menjeratnya.












Discussion about this post